Contacts

Visitors Info

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterhari ini34
mod_vvisit_counterKemarin55
mod_vvisit_counterMinggu ini126
mod_vvisit_counterBulan ini485
mod_vvisit_counterJumlah Pengunjung8667
Terima kasih atas kunjungan anda

Chat With Admin

Login Form



Kyuu Calendar

« < March 2010 > »
S M T W T F S
28 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3

Chat Box

ShoutMix chat widget
Ads on: Special HTML
The News
Selamat Datang di "kyuu-community.com" PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 07 October 2010 07:00

kyuu-communtity.com merupakan pusat informasi bagi Anak Kyuu. Portal ini bertujuan untuk menjaga persaudaraan Anak Kyuu yang tersebar di Negeri tercinta ini bahkan yang berada di luar negeri.

 

Dengan berkembangnya dunia komunikasi mempermudah kita untuk mendapatkan informasi. Maka dari itu, kami memberikan suatu media informasi "www.kyuu-community.com" untuk mempermudah Anak Kyuu mendapatkan informasi mulai dari kegiatan Anak Kyuu hingga perkembangan dunia. 

Last Updated on Tuesday, 24 March 2009 20:53
 
Agustus : Kemana Film Perjuangan Indonesia? PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 19 August 2009 14:09
Agustus merupakan bulan "keramat" bagi bangsa Indonesia. Di bulan inilah, setiap tanggal 17, Indonesia merayakan hari kemerdekaannya. Tahun ini Indonesia merayakan yang ke 64. Biasanya, stasiun TV akan berlomba menyiarkan program-program yang berkaitan dengan kemerdekaan. Entah itu musik, film atau variety show.

Sayangnya, kebanyakan film yang diputar malahan film-film perjuangan Hollywood. Sebut saja seperti Independence Days, Saving Private Ryan atau Pearl Harbour. Kalaupun ada film Indonesia yang diputar, biasanya film-film komedi atau percintaan saja. Pemutaran film-film ini tentunya kurang sesuai dengan kemerdekaan Indonesia. Lalu kemana film perjuangan Indonesia?

Di era 70-80an, film-film Indonesia bertemakan perjuangan banyak diproduksi. Sebut saja Perawan Di Sektor Selatan (1971), Janur Kuning (1979), Serangan Fajar (1981) atau Bandung Lautan Api karya Usmar Ismail dimana Christine Hakim menjadi pemeran utama di film ini. Atau bahkan film semi biografi semacam Cut Nyak Dien serta tokoh imajiner Naga Bonar. Di masa lalu, film-film seperti ini sangat diminati oleh masyarakat. Namun seiring berjalannya waktu, mengapa film-film bernafaskan nasionalisme atau perjuangan malah ditinggalkan penontonnya?

Karya Nan T Achnas, yaitu Bendera. Film ini menyentuh nasionalisme kita lewat perjalanan dua anak sekolah dasar yang ditugaskan guru mereka membawa pulang bendera merah putih untuk dicuci. Melalui dunia anak yang polos dan begitu menghargai sebuah bendera merah putih, kita bisa merasakan semakin dewasa kenapa rasa nasionalisme kita malah meluntur? Sayangnya film produksi tahun 2002 ini kurang 'menggelegar jika dibandingkan dengan film se-genre lainnya yaitu film anak-anak seperti Petualangan Sherina misalnya.Soundtrack film ini yang dibawakan Cokelat berjudul sama malahan lebih booming dibandingkan filmnya dan didengar dimana-mana setiap bulan Agustus.
Atau film Gie. Film yang diambil dari kisah hidup seorang demonstran, Soe Hok Gie ini sukses meraih Best Foreign Language di ajang Academy Award dan Bangkok International Film Festival. Sama dengan Bendera, di kalangan masyarakat atau bioskop sendiri, film ini tak terlalu 'hip'. Di tahun 2005 kemarin, malahan masyarakat lebih banyak membicarakan dan penasaran akan film Janji Joni, yang pemeran utamanya sama-sama Nicholas Saputra.

Last Updated on Wednesday, 19 August 2009 14:13
Read more...
 
MOHON MAAF ATAS ADANYA PERBAIKAN PADA HOSTING PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 22 July 2009 20:06

Sekarang Kyuu-Community.com sudah dapat dinikmati seperti biasa.

 

Dalama beberapa hari yang lalu web ini mengalami perbaikan pada hosting. Sehingga pengunjungjung (user) tidak dapat menikmati web ini.

 

Terima Kasih atas perhatiannya.

 

ADMIN

 
Kenapa si Gondrong yang Maju? PDF Print E-mail
Written by guntur   
Saturday, 13 June 2009 13:11
Setiap daerah memiliki kalimat penyemangat, lazim digunakan saat menyoraki tim kesayangan yang berlaga di berbagai pertandingan olahraga atau dalam aktivitas lainnya. Di SEA GAMES misalnya, Indonesia pernah mengusung, “Ayo Kita Bisa Menang!” sementara negeri tetangga mantap dengan sorakan, “Malaysia Boleh!”. Di Makassar, ada kalimat penyorak yang bertahan dari generasi ke generasi, “Maju ko gondrong!”. Bagaimana asal usul kalimat ini memang tak jelas benar.
 
Kalimat penyemangat " maju gondrong! " mulai populer di dunia kemahasiswaan tahun 1990an. Seruan ini, katanya, membahana seputar masa orientasi mahasiswa baru Kala itu mahasiswa terbagi tiga kelompok, pertama, mereka yang gundul karena menjalani masa perpeloncoan, yang gondrong mahasiswa tahun kedua atau yang sudah kenyang makan asam garam Opspek dua tahun lalu, dan mahasiswa tua yang meski banyak juga yang gondrong, tapi ada yang sudah bosan gondrong. Konon, bila mahasiswa baru yang gundul bikin ulah, maka mahasiswa paling senior akan berteriak, “Majuko Gondrong!” maka majulah yg para mahasiswa berambut gondrong sebagai tim "buldozer."

Kalimat ini dipakai juga saat turun ke jalan utk demonstrasi. Umumnya, pengunjuk rasa yang gondrong itu berkesan "rewa" (karena lebih banyak yg tampangnya seram dengan rambut gondrong). Dalam pengamatan Ivan, kalau kelompok demo dibombardir oleh polisi maka yang gondrong-gondrong lebih banyak di depan untuk membedakan identitas mereka dengan yang "cepak" alias pihak keamanan.

Tapi sayangnya, kalau terjadi perkelahan antarmahasiswa, maka sesame gondrong juga yang baku hantam, seperti yang sering terjadi di Unhas yang populer dengan musoim tawuran. Bicara soal rambut gondrong ini, beberapa teman gondrong pernah berkata kalau rambut mereka yang dibiarkan panjang itu sebenarnya untuk menutupi kegalauan hati, rasa rendah diri, cinta yang tak terungkap, kesedihan, dan perut yang belum di isi sejak siang.
Nah, di Makassar, karena kesan brutal dan tukang berkelahi yang lekat dengan citra mahasiswa gondrong ini, tak heran ada lelucon, di mana para tukang becak tidak mau menggondrongkan rambut, karena malu nanti dikira mahasiswa, katanya.
Last Updated on Saturday, 13 June 2009 13:27
Read more...
 
Treub dan Gagasan Silang Monas PDF Print E-mail
Written by guntur   
Wednesday, 03 June 2009 16:43

Berawal dari Voorschoten, sebuah kampung di Randstad, di  barat  Belanda yang masuk dalam Provinsi Holland Selatan. Di kampung inilah Melchior Treub lahir pada 1851. Boleh jadi, banyak pembaca yang belum pernah mendengar nama ahli botani Belanda ini. Kelar kuliah di Universitas Leiden, menjadi ahli botani di sini, kemudian pada 1880-1909, ia pindah ke Hindia Belanda.


Ia dikenang atas hasil kerja terkait flora tropis di Jawa. Bogor Botanical Gardens atau Kebun Raya Bogor adalah tempat Treub mengabdi sebagai direktur selama 30 tahun. Tempat ini mendapat pengakuan internasional sebagai lembaga ilmiah di bidang botani. Sebagai ahli tetumbuhan, ia berencana membuat jalan silang yang memotong Koningsplein.


Sebelum menjadi Koningsplein atau Lapangan Raja dan kemudian menjadi Medan Merdeka atau Lapangan Monumen Nasional (Monas), lapangan terbesar di dunia inimeliputi hampir 1 km persegipernah dijadikan lapangan latihan militer oleh Daendels pada 1809 dan diberi nama Champs de Mars. Sebelum itu, demikian seperti ditulis Adolf Heuken dalam Tempat-tempat Bersejarah di Jakarta, lapangan ini bernama Buffelsveld (Lapangan Kerbau).


Seusai masa kuasa Inggris, lapangan itu kemudian diberi nama Koningsplein atau Lapangan Raja. Gubernur jenderal mulai tinggal di istana negara, maka beberapa instansi pemerintah dan kantor perusahaan besar mulai dibangun di pinggir lapangan ini sejak awal abad ke-19.

Last Updated on Wednesday, 03 June 2009 16:44
Read more...
 
New Moon November 20th 2009 ? PDF Print E-mail
Written by guntur   
Monday, 25 May 2009 14:39

Film Twilight yang merupakan cerita berdasarkan buku bestseller Stephanie Meyer itu berhasil meraup keuntungan yang cukup besar di Amerika yaitu sekitar 98 Juta Poundsterling (sekitar Rp 1.700.265.700.000).

Tingginya antusiame para penonton itu kepada kehidupan percintaan vampir ini, membuat para produser film memutuskan untuk membikin sequelnya, New Moon - yang juga merupakan lanjutan novel karya Stephani Meyer tersebut  kurang dari 1 tahun.

Seperti yang juga diberitakan Femalefirst.co.uk film New Moon saat ini sedang dalam tahap pre-produksi.


Jika film Twilight disutradarai oleh Catherine Hardwicke, maka kabarnya nih, Chris Weitz akan menjadi sutradara untuk sequel selanjutnya.

Awalnya nih, New Moon rencananya akan diliris tahun 2010, namun dipercepat menjadi 20 November 2009. Tidak sampe disitu Eclipce juga rencanya akan drilis 30 Juni 2010 sedangkan untuk sequel Breaking Down belum ada berita mengenai jadwal film tersebut drilis.

Untuk melihat trailer click here

 

Last Updated on Monday, 25 May 2009 14:42
 
Facebook Haram? PDF Print E-mail
Written by guntur   
Monday, 25 May 2009 13:48
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan (Kalsel) Prof H Asywadie Syukur Lc berpendapat, keberadaan Facebook (salah satu sarana komunikasi lewat dunia maya) bisa haram dan tidak.

Mantan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Antasari Banjarmasin itu nampaknya berhati-hati dalam mengeluarkan pendapat mengenai Facebook yang belakangan ramai menjadi pembicaraan di berbagai kalangan di Indonesia, demikian dilaporkan, Minggu (24/4).

"Kita tidak bisa memfatwakan Facebook itu haram atau sebaliknya, kecuali melihat kontekstualnya," kata alumnus Universitas Al Azhar Kairo Mesir itu.

Guru Besar IAIN Antasari tersebut mengingatkan tuntutan agama Islam, yang antara lain menyatakan, segala sesuatu tergantung atau bermula dari niat orang itu.

Sebagai contoh, pemanfaatan Facebook dalam rangka berkomunikasi guna menggali atau tukar ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat, hal itu tidak bisa dibilang haram.

Namun, bila pemanfaatan Facebook untuk berkomunikasi dalam hal-hal yang terlarang, baik secara hukum positif di Indonesia, maupun menurut norma-norma Islam, maka penggunaan sarana tersebut bisa dikategorikan haram.

"Hal tersebut sama saja dengan kita memakai sepeda motor. Kalau tujuan baik dan benar, maka tak ada larangan menggunakannya, tapi sebaliknya, bila untuk tujuan negatif atau dimanfaatkan dalam melakukan perbuatan jahat, maka hukum Islam pun tak membolehkan," ujarnya.

"Jadi kalau saya pribadi melihat kedudukan Facebook itu haram atau tidak, maka akan kita lihat dari segi manfaat dan mudarat. Kalau manfaatnya lebih besar untuk kebajikan atau kemaslahatan umat, maka pemanfaatan Facebook bagi kaum Muslim boleh-boleh saja. Tapi sebaliknya jika negatif, maka itu haram," ungkap Asywadie Syukur.
 
Garuda Di Dadaku PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 20 May 2009 23:37

Bayu, siswa kelas 6 Sekolah Dasar, memiliki satu mimpi dalam hidupnya: menjadi pemain sepak bola hebat. Setiap hari dengan penuh semangat, ia menggiring bola menyusuri gang-gang di sekitar rumahnya untuk sampai ke lapangan bulu tangkis dan berlatih sendiri di sana. Heri, sahabat Bayu penggila bola, sangat yakin akan kemampuan dan bakat Bayu. Dialah motivator dan "pelatih" cerdas yang meyakinkan Bayu agar mau ikut seleksi untuk masuk Tim Nasional U-13 yang nantinya akan mewakili Indonesia berlaga di arena internasional. Namun Pak Usman, kakek Bayu, sangat menentang impian Bayu karena baginya menjadi pemain sepak bola identik dengan hidup miskin dan tidak punya masa depan. Dibantu teman baru bernama Zahra yang misterius, Bayu dan Heri harus mencari-cari berbagai alasan agar Bayu dapat terus berlatih sepak bola. Tetapi hambatan demi hambatan terus menghadang mimpi Bayu, dan bahkan persahabatan tiga anak itu terancam putus. Terlalu mulukkah impian Bayu?

 

http://www.garudadidadaku.com/

 

Directed by: Ifa Isfansyah
Cast: Emir Mahira, Aldo Tansani, Marsha Aruan, Ikranagara, Maudy Koesnaedi, Ary Sihasale, Ramzi
Duration: 96 min

 Untuk melihat Trailer film klik di sini

 

 

Last Updated on Wednesday, 20 May 2009 23:51
 
BCA FLAZZ : Bentuk Baru Uang Anda PDF Print E-mail
Written by guntur   
Wednesday, 20 May 2009 23:14

Kartu Flazz BCA merupakan alat pembayaran multifungsi tercepat pertama di Indonesia untuk kenyamanan hidup Anda. Menggunakan teknologi chip dan RFID (Radio Frequency Identification), Kartu Flazz pantas untuk disebut sebagai kartu prabayar multifungsi dengan teknologi terkini. Kartu Flazz berbeda dengan kartu kredit dan kartu debit. Bila otorisasi transaksi pembayaran kartu kredit dan debit dilakukan secara online di pusat data bank, otorisasi transaksi untuk kartu Flazz dilakukan langsung di chip di kartu Flazz itu sendiri. Pengisian ulang saldo (top up) pun mudah, cukup membawa Kartu Paspor dan Kartu Flazz ke ATM Non-tunai BCA serta merchant-merchant berlogo Flazz Isi Ulang. Minimum top up Rp 100.000, dan maksimum saldo yang dapat tersimpan di kartu maksimum Rp 1 juta.

 

Last Updated on Wednesday, 20 May 2009 23:36
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Page 1 of 3